VOLINEWS– Semangat pembinaan dan geliat olahraga bola voli di Jawa Barat kembali bergelora. Setelah sukses menggelar Kejuaraan Bola Voli Indoor U-14 tingkat Jawa, Bali, DKI Jakarta dan Banten, PBVSI Kabupaten Bekasi kembali mendapat kepercayaan besar untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Bola Voli Indoor U-19 Putra dan Putri se-Jawa Barat.
Kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 1–6 September 2026 tersebut akan dipusatkan di GOR Tambun dan Nurul Ashar, Setu. Turnamen ini dipastikan bakal menyuguhkan persaingan sengit sekaligus menjadi panggung penting bagi para pemain muda Jawa Barat untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan klub masing-masing.
Antusiasme terhadap kejuaraan ini pun semakin tinggi. Selain bakal diikuti klub-klub besar yang selama ini telah dikenal dalam percaturan bola voli Jawa Barat, sejumlah pemain yang telah memiliki pengalaman tampil di Proliga juga dikabarkan ikut memperkuat klubnya masing-masing.
Kehadiran pemain berpengalaman tersebut diharapkan tidak sekadar menambah daya tarik pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda untuk belajar secara langsung dari atlet yang telah merasakan atmosfer kompetisi bola voli level tertinggi di Indonesia.
Kepercayaan PBVSI Provinsi Jawa Barat kepada Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kabupaten Bekasi selama ini dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan dalam menyelenggarakan berbagai kompetisi bola voli dari sejumlah kelompok usia.
Konsistensi tersebut menjadi modal penting untuk terus mendorong Kabupaten Bekasi sebagai salah satu daerah yang aktif menghidupkan atmosfer kompetisi sekaligus pembinaan bola voli di Jawa Barat.
“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari proses pembinaan. Anak-anak muda harus diberikan ruang sebanyak-banyaknya untuk bertanding, mengukur kemampuan, membangun mental, dan mendapatkan pengalaman,” ujar Benny Hidayat, Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bekasi.
Persaingan dipastikan semakin semarak dengan keterlibatan klub-klub asal Kabupaten Bekasi. Tercatat 29 klub putra dan 15 klub putri di Jawa Baratvakan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Bagi klub-klub Kabupaten Bekasi, kesempatan tampil di ajang ini menjadi momentum penting untuk menguji sejauh mana hasil pembinaan yang selama ini dilakukan. Kerja keras pelatih, pengurus, atlet, orang tua, hingga seluruh elemen yang terlibat dalam pembinaan akan diuji di tengah ketatnya persaingan menghadapi klub-klub terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bekasi, Benny Hidayat, berharap seluruh klub Kabupaten Bekasi mampu memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan kualitas pembinaan yang telah mereka bangun.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak cukup hanya dilihat dari munculnya atlet-atlet berbakat, tetapi juga dari seberapa sering para atlet mendapatkan kesempatan bertanding dalam kompetisi yang berkualitas.
“Ini momentum yang sangat baik bagi klub-klub Kabupaten Bekasi untuk menunjukkan hasil pembinaan mereka. Bertanding melawan klub-klub terbaik akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para atlet muda kita,” ujar Benny.
Ia menegaskan, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga mental bertanding, disiplin, daya juang, dan karakter sebagai seorang atlet.
Karena itu, kejuaraan U-19 ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pemain muda potensial yang kelak dapat menjadi kekuatan baru bola voli Jawa Barat, bahkan menembus level nasional dan memperkuat tim-tim Proliga.
“Jangan melihat turnamen ini hanya dari hasil akhir. Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar. Menang harus membuat kita semakin rendah hati, sementara kalah harus menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik,” pesan Benny.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita besar pembinaan bola voli Jawa Barat yang terus berupaya mencetak atlet-atlet berkualitas melalui kompetisi berjenjang dan berkesinambungan.
Dari lapangan-lapangan pertandingan di Kabupaten Bekasi, talenta-talenta muda Jawa Barat kembali ditempa. Mereka bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi sedang membangun mimpi, mengasah mental juara, dan menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari masa depan bola voli Jawa Barat.
Kini saatnya bola voli muda Jawa Barat kembali bergelora. Kabupaten Bekasi siap menjadi panggungnya, para atlet muda siap bertarung, dan pembinaan menjadi fondasi untuk melahirkan juara-juara masa depan. ( august sss)














