VOLINEWS– Komitmen pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Bekasi terus bergulir. Tidak hanya dilakukan oleh pengurus PBVSI pembinaan juga mendapat dukungan dari berbagai klub yang secara konsisten memberikan ruang kompetisi bagi atlet .
Salah satunya melalui penyelenggaraan ‘Sapu Jagat Cup I’ Turnamen Bola Voli Putri KU 2010 yang berrlangsung di GOR Demplon Sapu Jagat pada 20-21 Juni 2026.
Turnamen yang digagas Klub Bola Voli Sapu Jagat ini menjadi ajang pembinaan sekaligus sarana mengasah kemampuan para atlet muda melalui pertandingan yang kompetitif. Sebanyak 12 klub ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, yakni Bumen Jaya, Sapu Jagat, IPD, Bhineka Prestasi, MMC, Madang Wahana Jaya Raya, Kencana Jaya, Mutiara Ilios, Phoenic, Bina Remaja, Antika, dan Pervotama.
Babak penyisihan digelar pada 20 Juni 2026, sementara babak kedua hingga final berlangsung pada 21 Juni 2026. Sejak awal pertandingan, suasana GOR Demplon tampak ramai dipenuhi atlet, pelatih, orang tua, serta para pecinta bola voli yang memberikan dukungan kepada tim masing-masing.
Ketua Umum PBV Sapu Jagat, Adil Wiyuga, mengatakan penyelenggaraan Sapu Jagat Cup I merupakan bentuk kepedulian klub terhadap pembinaan dan pengembangan atlet bola voli. Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, dan pengalaman para atlet.
“Kami ingin ikut berkontribusi dalam pembinaan bola voli. Melalui turnamen seperti ini, para atlet memiliki kesempatan untuk bertanding, menambah jam terbang, sekaligus menjalin silaturahmi antar klub,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta maupun penonton sangat tinggi sepanjang pelaksanaan turnamen. Hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga bola voli masih menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah sangat ramai dan meriah. Anak-anak terlihat sangat senang bisa mengikuti kejuaraan Sapu Jagat Cup I. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengadakan kegiatan positif yang mendukung pembinaan atlet,” tambahnya.

Persaingan sengit terjadi hingga partai final. Setiap tim berusaha menampilkan permainan terbaik demi meraih prestasi. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang ketat, PBV Kencana Jaya berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up ditempati PBV Antika, sedangkan PBV Pervotama meraih juara ketiga dan PBV MMC menempati peringkat keempat.
Keberhasilan penyelenggaraan Sapu Jagat Cup I menjadi bukti bahwa peran klub sangat penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Pihak Sapu Jagat pun juga berencana untuk menyelenggarakan turnamen serupa di masa berikutnya.

Dengan semakin banyaknya turnamen , baik usia dini dan remaja yang digelar, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet bola voli berbakat mampu mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat regional maupun nasional.
Sapu Jagat Cup I pun tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat pembinaan, sportivitas, dan kecintaan generasi muda terhadap olahraga bola voli. ( august suzana)














