KARAWANG ( VOLINEWS)– Mental juara kembali diperlihatkan Tim Bola Voli Putri Kabupaten Bekasi pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah II Jawa Barat. Bermain di bawah tekanan ribuan pendukung tuan rumah di GOR Adiarsa Karawang, semangat juang para srikandi Bekasi sama sekali tidak surut. Justru, mereka tampil tenang, percaya diri, dan berhasil menaklukkan Kabupaten Karawang dengan skor meyakinkan 3-1 (25-17, 25-22, 17-25, 25-14).
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa status Kabupaten Bekasi sebagai juara bertahan bukan sekadar predikat. Tim asuhan trio pelatih Willy, Deni, dan Khadafi menunjukkan karakter kuat, permainan disiplin, serta mental pemenang saat menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Sejak peluit awal dibunyikan, Kabupaten Bekasi langsung mengambil inisiatif serangan. Angka pertama pertandingan lahir dari aksi kapten tim, Aira, yang dengan cerdik melepaskan bola tipuan ke area kosong pertahanan Karawang. Momentum itu menjadi awal dominasi Kabupaten Bekasi.
Permainan cepat, pertahanan yang rapat, serta serangan-serangan tajam membuat Karawang kesulitan mengembangkan permainan. Bekasi pun menutup set pertama dengan kemenangan 25-17.
Perlawanan sengit terjadi pada set kedua. Karawang mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengimbangi perolehan angka. Kedua tim saling kejar poin, mulai dari kedudukan 11-11 hingga 16-16. Bahkan tuan rumah sempat berbalik unggul 19-17.
Namun, di situlah mental juara Kabupaten Bekasi berbicara. Tidak panik menghadapi tekanan, para pemain justru tampil semakin tenang. Melalui serangan efektif dan pertahanan yang solid, mereka membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan set kedua dengan skor 25-22.
Cobaan besar datang pada set ketiga. Sang kapten, Aira, mengalami cedera pada lutut dan engkel saat berusaha menggapai bola. Ia terjatuh dan harus mendapatkan penanganan sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan.
Kehilangan motor permainan sekaligus pemimpin di lapangan membuat ritme permainan Kabupaten Bekasi sedikit terganggu. Situasi tersebut dimanfaatkan Karawang untuk terus menekan hingga akhirnya merebut set ketiga dengan skor 25-17.
Namun, pertandingan belum selesai. Di balik rasa sakit yang masih membekas, Aira memilih bangkit. Dengan langkah tertatih-tatih dan kondisi yang belum sepenuhnya pulih, ia kembali memasuki lapangan pada set keempat. Kehadirannya bukan hanya untuk bermain, tetapi juga untuk membakar semangat rekan-rekannya.
Keputusan Aira kembali bertanding menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi seluruh pemain Kabupaten Bekasi. Semangat juang mereka kembali menyala. Permainan berubah semakin agresif, komunikasi antarpemain semakin solid, dan tekanan demi tekanan berhasil mematahkan perlawanan Karawang.
Kabupaten Bekasi pun tampil dominan pada set penentuan. Serangan bertubi-tubi membuat tuan rumah tidak mampu keluar dari tekanan hingga akhirnya Bekasi menutup set keempat dengan kemenangan telak 25-14 sekaligus memastikan kemenangan pertandingan dengan skor 3-1.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Aira menjadi gambaran nyata karakter tim Kabupaten Bekasi. Meski dihantam cedera, sang kapten memilih kembali berdiri demi menjaga moral tim dan membawa rekan-rekannya tetap percaya bahwa kemenangan masih bisa diraih.
Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi PBVSI Jawa Barat, Benny Hidayat, bahkan memberikan apresiasi tinggi atas penampilan sang kapten. Menurutnya, Aira layak menjadi Most Valuable Player (MVP) pada pertandingan tersebut. “Pada pertandingan ini, Aira adalah MVP-nya,” ujar Benny Hidayat, menilai kepemimpinan, pengorbanan, dan semangat juang Aira menjadi faktor penting yang membangkitkan mental bertanding Kabupaten Bekasi hingga mampu mengamankan kemenangan.
Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan kedua secara beruntun bagi Kabupaten Bekasi di Popwilda Wilayah II Jawa Barat. Sebelumnya, Bekasi sukses mengawali turnamen dengan kemenangan telak 3-0 atas Kabupaten Purwakarta melalui skor 25-14, 25-10, dan 25-12.
Dua kemenangan beruntun tersebut semakin menegaskan bahwa Kabupaten Bekasi datang ke Popwilda bukan sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai tim dengan mental juara yang siap mempertahankan supremasinya. Di tengah tekanan suporter lawan, badai cedera, hingga pertandingan yang berlangsung ketat, para srikandi Bekasi mampu membuktikan bahwa semangat juang, kekompakan, dan tekad untuk menang adalah kekuatan terbesar yang mereka miliki.
( august suzana)














