VOLINEWS– Mengusung status sebagai juara bertahan, para atlet dilepas secara resmi oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Yudi Chandra Permana, mewakili Kepala Disbudpora, Sabtu (27/6).
Pelepasan tersebut menjadi penanda keseriusan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda yang akan membawa nama daerah di ajang bergengsi tingkat pelajar tersebut.
Harapan besar pun disematkan agar tradisi prestasi yang telah dibangun selama ini mampu terus dipertahankan.
Dalam sambutannya, Yudi Chandra Permana menegaskan bahwa Disbudpora memberikan perhatian khusus terhadap seluruh atlet yang akan berlaga di Popwilda. Dukungan tersebut tidak hanya berupa pembinaan dan persiapan teknis, tetapi juga fasilitas yang menunjang kondisi fisik dan mental para atlet selama mengikuti pertandingan.
“Disbudpora menaruh perhatian serius terhadap atlet dari lima cabang olahraga yang akan mengikuti Popwilda. Salah satu bentuk dukungan yang kami berikan adalah menempatkan para atlet di hotel bintang lima di Karawang agar mereka dapat beristirahat dengan nyaman dan tampil maksimal saat bertanding,” ujar Yudi.

Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan atlet merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menciptakan iklim pembinaan olahraga yang profesional. Dengan fasilitas yang memadai, para atlet diharapkan dapat lebih fokus menghadapi setiap pertandingan dan memberikan performa terbaik.
Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bekasi, Benny Hidayat, mengungkapkan rasa optimistis terhadap kemampuan skuad bola voli Kabupaten Bekasi. Sebanyak 12 atlet putra dan 12 atlet putri yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi terbaik dan telah menjalani program latihan secara intensif.

Lebih dari sekadar mengikuti kompetisi, para atlet membawa tanggung jawab besar sebagai juara bertahan Popda Jawa Barat 2025. Status tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk kembali menunjukkan bahwa Kabupaten Bekasi tetap menjadi salah satu kekuatan utama bola voli pelajar di Jawa Barat.
“Putra dan putri Kabupaten Bekasi adalah juara bertahan Popda Jawa Barat 2025. Karena itu, saya berharap seluruh atlet mampu menjaga semangat juang, disiplin, dan rasa percaya diri untuk mempertahankan prestasi tersebut,” kata Benny.
Ia juga menanamkan nilai kebersamaan kepada seluruh pemain. Menurutnya, dalam sebuah tim tidak ada perbedaan antara pemain inti maupun pemain cadangan. Seluruh atlet memiliki peran yang sama penting dalam menentukan hasil pertandingan.
“Saya tidak mengenal istilah pemain inti dan pemain cadangan. Kalian semua adalah pejuang yang memiliki kesempatan yang sama untuk membawa nama harum Kabupaten Bekasi. Siapa pun yang dipercaya tampil harus memberikan kemampuan terbaiknya demi tim,” tegas Benny disambut semangat para atlet.
Status sebagai juara bertahan tentu menjadi tantangan tersendiri. Seluruh lawan dipastikan akan berusaha keras menumbangkan dominasi Kabupaten Bekasi. Namun, hal itu justru menjadi motivasi tambahan bagi para atlet muda untuk membuktikan bahwa prestasi yang diraih sebelumnya bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari pembinaan yang berkesinambungan.
Dengan persiapan yang matang, dukungan penuh dari pemerintah daerah, serta semangat pantang menyerah yang dimiliki para atlet, Kabupaten Bekasi menatap Popwilda Wilayah II Jawa Barat dengan penuh keyakinan.
Target mempertahankan tradisi juara bukan sekadar ambisi, tetapi menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Bekasi terus berjalan pada jalur yang tepat dan mampu melahirkan generasi atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Barat.
Menandai dilepasnys ntingen bola voliKabupaten Bekasi, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Bekasi, Batong Sulaeman, memakaikan jaket kontingen kepada kapten tim putra Bagas, sementara Yudi Chandra memaikan jaket kontingen kepada kapten tim putri, Airin. ,( august suzana)














