VoliNews-Pevoli putri andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi kembali berseragam Jakarta Pertamina Enduro (JPE) untuk mengarungi Proliga 2026. Kepulangannya menandai berakhirnya petualangan Megawati bersama klub Turki, Manisa BBSK, sekaligus membuka lembaran baru bersama tim yang sudah lekat dengan perjalanan kariernya.
Kepastian tersebut diumumkan langsung melalui akun media sosial resmi JPE dan langsung memantik antusiasme para pendukung. Musim depan akan menjadi periode kelima Megawati memperkuat JPE, menjadikannya salah satu ikon utama klub tersebut.
Di sela persiapan menuju Proliga 2026, Megawati hadir dalam konferensi pers dan berbagi pandangannya mengenai perbedaan sistem pembinaan bola voli di Indonesia dibandingkan dengan luar negeri.
Berbekal pengalaman bermain di Thailand, Vietnam, Korea Selatan, hingga Turki, Megawati menilai pembinaan voli di Tanah Air masih dihadapkan pada berbagai tantangan krusial.
Menurutnya, pembinaan di luar negeri berjalan lebih konsisten dan berorientasi jangka panjang. Pemain umumnya terikat kontrak multimusim dan jarang berpindah klub, sehingga chemistry tim dapat terbangun secara matang. Stabilitas tersebut berdampak langsung ppppp pemain dipanggil memperkuat tim nasional.

Sebaliknya, kondisi di Indonesia dinilai masih kurang stabil. Pergantian klub yang kerap terjadi membuat pemain harus terus beradaptasi dari nol, sehingga proses pembentukan kekompakan tim menjadi tidak optimal.
Kembalinya Megawati ke JPE pun menghadirkan harapan besar. Selain menjaga dominasi klub di kancah Proliga, Megawati juga membawa ambisi pribadi untuk mempersembahkan gelar Proliga pertamanya bersama JPE.
Lebih dari sekadar comeback, pandangan lugas Megawati tentang pembinaan voli diharapkan menjadi bahan refleksi bersama. Sebuah dorongan agar sistem pembinaan voli Indonesia dapat bertransformasi menjadi lebih berkelanjutan, stabil, dan kompetitif demi bersaing di level internasional.( red)
.












